Oto

Hyundai Tampilkan Camper Listrik Staria dengan Panel Surya untuk Petualangan Off Grid

Jakarta (KABARIN) - Hyundai kembali mencuri perhatian dengan menghadirkan konsep van camper listrik yang dirancang untuk perjalanan jauh tanpa bergantung pada jaringan listrik. Model ini dibekali panel surya dan berbagai fitur penunjang hidup di alam terbuka.

Mengutip laporan Electrek pada Senin, camper listrik ini membawa fasilitas lengkap seperti dapur, sistem pintar, serta perlengkapan yang memungkinkan penggunanya tetap nyaman meski jauh dari area perkemahan konvensional.

Sekitar sepekan setelah meluncurkan Staria Electric, Hyundai memamerkan versi camper tersebut dalam ajang CMT di Stuttgart, Jerman. Varian ini dikembangkan dari basis Staria Electric dan diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 400 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Hyundai menilai jarak tempuh tersebut cukup ideal sebagai fondasi camper listrik kelas premium. Mobil ini juga mengusung arsitektur kelistrikan 800 volt yang sama seperti IONIQ 5, IONIQ 6, dan IONIQ 9, sehingga pengisian daya cepat dari 10 hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan fast charging DC.

Untuk sektor penggerak, Staria Camper tetap mengandalkan motor listrik 160 kW atau setara 215 tenaga kuda yang dipasang di bagian depan. Namun Hyundai melakukan penyempurnaan pada suspensi depan dan belakang serta menambahkan peredam suara agar perjalanan terasa lebih halus dan senyap.

Kepraktisan menjadi salah satu nilai jual utama. Atap pop up dapat dibuka hanya dengan menekan tombol, sehingga ruang kabin bertambah luas dan akses ke area dapur menjadi lebih lega.

Mobil ini memang disiapkan bagi pengguna yang ingin berpetualang lebih jauh dari jalur umum. Di bagian atap terpasang panel surya berdaya 520 watt yang mampu menghasilkan hingga 2,6 kWh listrik dengan asumsi paparan sinar matahari sekitar lima jam per hari. Energi tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah jarak tempuh atau menunjang kebutuhan listrik saat berada di luar jaringan.

Untuk mendukung perjalanan panjang, Hyundai menyematkan kulkas berkapasitas 36 liter, pancuran portabel, serta sistem pengatur suhu kabin. Selain itu, terdapat kaca pintar di bagian belakang yang transparansinya bisa diatur lewat layar sentuh khusus untuk mengendalikan cahaya dan sinar UV yang masuk ke dalam kabin.

Meski menawarkan konsep yang cukup futuristis, Hyundai menyebut Staria Electric Camper Concept masih akan terus “dieksekusi evaluasinya” selama pameran CMT 2026. Jika mendapat respons positif, detail lanjutan akan diumumkan di kemudian hari.

Hyundai menargetkan pasar Eropa sebagai fokus utama model ini. Hingga kini belum ada kepastian apakah versi produksinya akan dipasarkan di Amerika Serikat, mengingat Staria bermesin bensin saja tidak dijual di negara tersebut.

Penerjemah: Adimas Raditya Fahky P
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: